Gambaran Epidemiologi Kejadian Kanker Servik di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat
Main Article Content
Abstract
Kanker servik merupakan salah satu jenis penyakit tidak menular pada wanita yang menjadi fokus penanganan serta prevalensi kejadian yang semakin meningkat. Banyak faktor resiko yang dapat menyebabkan terjadinya kanker servik pada wanita terutama gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran epidemiologi penyakit kanker servik di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desain penelitian ini menggunakan retrospective, yaitu dengan menggunakan data sekunder responden yang mengalami kanker servik di RSUD Provinsi NTB pada tahun 2017-2018. Total sampling digunakan dalam pemilihan sampel dengan total responden sebanyak 94 responden. Analisis data menggunakan presentase dari faktor resiko terjadinya kanker servik pada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 karakteristik yang menjadi resiko terjadinya kanker servik yaitu paritas multipara (78%), tingkat menengah dan dasar (31%) dan status tidak bekerja (53%). Sedangkan dari faktor resiko lain yang mempengaruhi terjadinya kanker servik terlihat dari usia menikah dini (62%) dan riwayat keputihan (99%). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi bagi masyarakat untuk dapat mencegah terjadinya kanker servik pada wanita dengan meningkatkan kebersihan diri terutama daerah kewanitaan agar tidak mudah terkena infeksi pada traktus gentialis dan menjaga gizi seimbang
Downloads
Article Details
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan bahwa penulis memegang hak cipta yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial CC BY-NC 4.0, yang memungkinkan orang lain untuk memodifikasi, mengubah, dan membangun karya penulis secara non-komersial, dan meskipun karya baru orang lain juga harus mengakui karya original penulis dan menjadi non-komersial, mereka tidak harus melisensikan karya turunan mereka dengan persyaratan yang sama. Penulis dapat mengarsipkan pra-cetak dan pasca-cetak atau versi penerbit / PDF.
References
Health, 42(4), 770–778.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2013). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013. In Laporan Nasional 2013 (pp. 1–384). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018). Hasil Utama RISKESDAS 2018. Jakarta. Creswell, J. W. (2012). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif Dan Mixed Method. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kementerian Kesehatan RI. (2013). Info Data Kanker. Jakarta. Miles-Richardson, S., Allen, S., Claridy, M.
D., Booker, E. A., & Gerbi, G. (2016). Factors Associated with Self-Reported Cervical Cancer Screening Among Women Aged 18 Years and Older in the United States. Journal of Community Health, 42(1), 72–77.
Presiden Republik Indonesia. UndangUndang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, Pub. L. No. 36 (2009). Indonesia. Rasjidi, I. (2009). Epidemiologi Kanker Serviks. Indonesian Journal of Cancer, 3(3), 103–108.
RS Dharmais. (2019). Kontribusi Data RS Kanker Dharmais dalam Registrasi Kanker Nasional. Retrieved from https://dharmais.co.id/page/137/Hasil
RSUD Provinsi NTB. (2019). Laporan Tahunan Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Mataram. Retrieved from https://rsud.ntbprov.go.id/laporantahunan-laptah-rsud-provinsi-ntbtahun-2018/
Sastroasmoro, S., & Ismael, S. (2014). Dasar-Dasar Metode Penelitian Klinis. (S. Sastroasmoro & S. Ismael, Eds.) (5th ed.). Jakarta: Sagung Seto.
Syatriani, S. (2011). Faktor Risiko Kanker Serviks di Rumah Sakit Umum Pemerintah Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar , Sulawesi Selatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 5(6), 283–288.
Yuniar, I., Saryono, & Rohani, F. (2009). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Kanker Serviks di Puskesmas Karanganyar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 5(2), 109–118.
Zaidi, N., Rahman, M. U., & Javaid, N. (2017). Awareness and Knowledge Regarding Risk Factors and Common Symptoms of Cervical Cancer Among Female Students. Pak Armed Forces Med J, 67(4), 630–634.