Hubungan Preeklampsia dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum Pada Bayi Baru Lahir
Main Article Content
Abstract
Background: Preeclampsia is a common pregnancy complication that can lead to severe neonatal outcomes. This study aimed to investigate the relationship between maternal preeclampsia and the incidence of neonatal asphyxia. Method: Using an analytical correlational design with a case–control approach, this study was conducted at Wangaya Regional General Hospital, Denpasar, from April 29 to May 29, 2025. It evaluated 166 newborns, divided equally into a case group (83 with asphyxia) and a control group (83 without asphyxia). Secondary medical record data were collected, and bivariate analysis was performed using the Chi-square test (alpha = 0.05). Results: Within the study sample, the prevalence of preeclampsia was 43.4%. The analysis revealed a statistically significant association between maternal preeclampsia and neonatal asphyxia (p = 0.008), with an Odds Ratio (OR) of 2.456. This indicates that infants born to preeclamptic mothers face a substantially higher risk of developing asphyxia. Conclusions: There is a significant association between maternal preeclampsia and neonatal asphyxia. These findings underscore the critical importance of optimizing clinical management for pregnant women with preeclampsia to mitigate the risk of neonatal asphyxia and improve newborn outcomes
Downloads
Article Details
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan bahwa penulis memegang hak cipta yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial CC BY-NC 4.0, yang memungkinkan orang lain untuk memodifikasi, mengubah, dan membangun karya penulis secara non-komersial, dan meskipun karya baru orang lain juga harus mengakui karya original penulis dan menjadi non-komersial, mereka tidak harus melisensikan karya turunan mereka dengan persyaratan yang sama. Penulis dapat mengarsipkan pra-cetak dan pasca-cetak atau versi penerbit / PDF.
References
Chang, K.-J., Seow, K.-M., & Chen, K.-H. (2023). Preeclampsia: Recent Advances in Predicting, Preventing, and Managing the Maternal and Fetal Life-Threatening Condition. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(4), 2994. https://doi.org/10.3390/ijerph20042994
Dewi, N. M. R. K. (2021). Pola Pengobatan Antihipertensi pada Pasien Preeklampsia di Rumah Sakit Harapan Bunda. Jurnal Sosial Sains, 1(7), 637–644. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v1i7.143
Dhamayanti, M. (2017). Hubungan Preeklampsia dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum pda Bayi Baru Lahir di RSUD Wonosari. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta.
Florencia, M., Indriyani, D., Wahyuni Adriani, S., & Asmuji. (2022). Risiko Kejadian Asfiksia pada Bayi Baru Lahir pada Ibu Hamil dengan Preeklampsia. The Indonesian Journal of Health Science, 14(1), 103–109. https://doi.org/10.32528/ijhs.v14i1.7952
Halim, S. ., & Wijaya, T. (2022). Gangguan Kehamilan : Studi Kasus Preeklampsia Berat. Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology, 30(1), 45–56.
Indrapermana, & Duarsa, I. . (2020). Hubungan Derajat Keparahan Preeklampsia dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di Rumah Sakit Umum Negara. Intisari Sains Medis, 11, 688.
Insani, U., & Supriatun, E. (2020). Kebutuhan Keluarga Dalam Perawatan Ibu Hamil dengan Preeklampsia. Lembaga Chakra Brahmana Lentera.
Juliana, B. S. (2019). Asuhan Neonatus Bayi, Balita, Anak Pra Sekolah. Deepublish.
Kemenkes RI. (2019). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tatalaksana Asfiksia.
Khan, B., Allah Yar, R., Khakwani, A. khan, Karim, S., & Arslan Ali, H. (2022). Preeclampsia Incidence and Its Maternal and Neonatal Outcomes With Associated Risk Factors. Cureus, 14(11). https://doi.org/10.7759/cureus.31143
Martanti, L. E., Sari, S. P., & Ariyanti, I. (2024). Jarak Kehamilan dan Obesitas sebagai Faktor Risiko Preeklamsia pada Kehamilan. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 8(2), 246–256.
Mongdong, V. A. W. M., Suryadinata, R. V., Boengas, S., & Saroh, S. A. (2021). Studi Faktor Risiko Preeklamsi terhadap Kejadian Asfiksia Neonatorum di RSUD dr. Sayidiman Magetan Tahun 2018. Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma, 10(1), 11. https://doi.org/10.30742/jikw.v10i1.1015
Nauval, M., Tahang, A. S., & Afna, N. R. (2019). Hubungan Preeklampsia Dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum Di Rsud Kota Mataram Tahun 2017. Jurnal Kedokteran, 4(1), 721. https://doi.org/10.36679/kedokteran.v4i1.63
Novria, H. (2019). Gambaran Faktor Resiko Ibu Dengan Terhadap Kejadian Asfiksia Neonatorum Di Rsud Rasidin Padang Tahun 2017. Jurnal Kesehatan Mercusuar, 2, 13–21.
POGI. (2016). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Diagnosis dan Tatalaksana Pre-Eklampsia. Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia Himpunan Kedokteran Feto Maternal.
Prawirohardjo, S. (2020). Ilmu Kebidanan (6th ed.). Bina Pustaka Sawono Prawirohardjo.
Putri, A. ., & Sari, D. (2021). Dampak Preeklampsia pada Kesehatan Ibu dan Janin. Journal of Maternal Health, 12(4), 98–105.
RSUD Wangaya Kota Denpasar. (2024). Register Kunjungan Ruang VK Bersalin RSUD Wangaya Kota Denpasar.
Sari, D. P. (2019). Hubungan Kejadian Preeklamsi dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum. Hubungan Kejadian Preeklampsia Dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum, 53(9), 1689–1699.
Sari, D. P. (2020). Hubungan Kejadian Preeklampsi Dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum. Jurnal Kesehatan STIKES Darul Azhar Batulicin, 9(1).
Silviani, Y. E., Fitriani, D., Oktarina, M., Danti, O., & Rahmawati, I. (2022). Analisis Faktor Penyebab Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir Di Rsud Siti Aisyah Kota Lubuklinggau. Jurnal Kesehatan Medika Udayana, 8(01), 84–101. https://doi.org/10.47859/jmu.v8i01.202
Utami, T., Sukmaningtyas, W., & Safitri, M. (2020). Hubungan Usia Ibu dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum pada Ibu Preeklampsia Berat. Jurnal Menara Medika, 3(1), 95–101.
Widiani, N. N. A., Kurniati, D. P. Y., & Windiani, I. G. A. T. (2016). Faktor Risiko Ibu dan Bayi Terhadap Kejadian Asfiksia Neonatorum di Bali: Penelitian Case Control. Public Health and Preventive Medicine Archive, 4(2), 95–100. https://doi.org/10.15562/phpma.v4i2.64
Winasih, N. L. S. (2021). Gambaran Ibu Bersalin Dengan preeklampsia Di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar Tahun 2020. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery), 9(2), 177–182. https://doi.org/10.33992/jik.v9i2.1443
Zahra, S., Andayani, E. A. P., Nurpratiwi, Y., & Anggraeni, R. (2025). Analisis Hubungan Karakteristik, Riwayat, Obesitas, Anc Dan Junkfood Dengan Kejadian Preeklamsia. Manuju: Malahayati Nursing Journal, 7(Dm), 4944–4961