Hubungan Dukungan Suami dan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja UPTD. Puskesmas Abiansemal I
Main Article Content
Abstract
Latar belakang: ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi sampai usia enam bulan karena mengandung berbagai nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh bayi untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Namun, pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya yaitu dukungan suami yang dapat meningkatkan rasa percaya diri ibu dan pengetahuan ibu tentang cara pemberian ASI eksklusif. Metodologi: Jenis penelitian ini merupakan analitik korelatif dengan pendekatan cross-sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan teknik sampling yang digunakan adalah total sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 76 responden. Teknik analisa data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara dukungan suami (p-value <0,001) dan pengetahuan ibu (p-value <0,001) dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja UPTD Puskesmas Abiansemal I. Kesimpulan: Dukungan suami dan pengetahuan ibu berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif. Diharapkan petugas kesehatan untuk menginformasikan kepada ibu dan suami terkait pentingnya memberikan ASI eksklusif.
Downloads
Article Details
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan bahwa penulis memegang hak cipta yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial CC BY-NC 4.0, yang memungkinkan orang lain untuk memodifikasi, mengubah, dan membangun karya penulis secara non-komersial, dan meskipun karya baru orang lain juga harus mengakui karya original penulis dan menjadi non-komersial, mereka tidak harus melisensikan karya turunan mereka dengan persyaratan yang sama. Penulis dapat mengarsipkan pra-cetak dan pasca-cetak atau versi penerbit / PDF.
References
Aminah, S., Sutinbuk, D., & Haryanti, N. (2024). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif. J Penelit Perawat Prof, 6(6), 2471–2480.
Anggraini, Y., Sari, R. P., & Utami, U. (2020). Determinan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu balita di Posyandu Anggrek Trowangsan Colomadu. Jurnal Ilmiah Maternal, 4(1).
Antasari, N. L. (2019). Hubungan Dukungan Suami Dengan Kepatuhan Ibu Dalam Melakukan Pemeriksaan ANC Di Puskesmas II Denpasar Utara. Keperawatan.
Armini, M. S. (2020). Manajemen Laktasi. Nuha Media.
Bobby, E. C. (2019). Hubungan Dukungan Suami dengan Perilaku Antenatal Care (ANC) pada Ibu Hamil di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Dalam UMM Institutional Repository.
Chusniah Rachmawati, W. (2019). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku.
Darsini, D., Fahrurrozi, F., & Cahyono, E. A. (2019). Pengetahuan; artikel review. Jurnal Keperawatan, 12(1), 13.
Dinas Kesehatan Provinsi Bali. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2022. .
Irsal, F. S. (2018). A To Z ASI Dan Menyusui. Pustaka Bunda.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Renstra Kemenkes Tahun 2020-2024. Renstra Kemenkes 2020-2024. 1–171.
Khasanah, N., & Sukmawati, S. (2019). Peran Suami dan Petugas Kesehatan dalam Meningkatkan Produksi Asi pada Ibu Menyusui di Kota Madya YOGYAKARTA. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 2(1), 1–9.
Khati, S. A., & Lubis, D. S. (2023). Hubungan Pengetahuan, Dukungan Suami Dan Status Pekerjaan Dengan Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Memiliki Bayi Usia< 6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Siak Hulu. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(1), 48–57.
Lestari, R. R. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI ekslusif pada ibu. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 130.
Notoatmojo, S. (2017). Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Nurkamila, H. H., & Puspitasari, N. (2024). LITERATURE REVIEW: PENGARUH DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF. Journal of Syntax Literate, 9(10).
Oktapiani, E., Yolandia, R. A., & Mardiyah, M. S. (2023). HUBUNGAN DUKUNGAN BIDAN, RIWAYAT KUNJUNGAN ANC, DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA PRAKTEK MANDIRI BIDAN ELIS DESA KEPOSANG KEC. TOBOALI KAB. BANGKA SELATAN TAHUN 2023. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(5), 1566–1577.
Parmiati, W. (2022). Hubungan Antara Dukungan Suami Dengan Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Rendang Kabupaten Karangasem. Https://Repository.Poltekkes-Denpasar.Ac.Id/Id/Eprint/9431.
Kementerian Kesehatan RI. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2014 Tentang Upaya Kesehatan Anak.
Priscilla, V., & Novrianda, D. (2014). Dukungan Suami terhadap Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Kilangan Kota Padang Tahun 2011. NERS Jurnal Keperawatan, 10(2), 189–201.
Rahmawati, S. (2017). Hubungan Dukungan Suami Dengan Psikologis Ibu Pada Masa Kehamilan Di Wilayah Kerja Puskesmas Janti Kota Malang. Universitas Muhammadiyah Malang. Universitas Muhammadiyah Malang.
Roesli, U. (2018). Mengenal ASI Eksklusif . PT. Pustaka Pembangunan Swadaya Nusantara.
Royaningsih, N., & Wahyuningsih, S. (2018). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Di Desa Jambean Kidul Kecamatan Margorejo. JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama, 5(2), 56–61.
Safitri, A., & Puspitasari, D. A. (2018). Upaya peningkatan pemberian ASI eksklusif dan kebijakannya di Indonesia. Penelitian Gizi Dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research), 41(1), 13–20.
Septina, Y., & Rulianti, F. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Banjar Kabupaten Pandeglang. Journal of Health Research Science, 2(01), 47–56.
Silaen, R. S., Novayelinda, R., & Zukhra, R. M. (2022). Hubungan Dukungan Suami dengan pemberian ASI eksklusif. Holistic Nursing and Health Science, 5(1), 1–10.
UNICEF. (2013). Ringkasan Kajian Gizi Ibu & Anak. https://www.unicef.org/indonesia/id/gizi.
Wahyuni, E. D. (2020a). Dukungan Suami Terhadap Keberhasilan Pemberian Asi Ekslusif Pada Ibu Bekerja. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 5(4), 299–308.
Wahyuni, E. D. (2020b). Dukungan Suami Terhadap Keberhasilan Pemberian Asi Ekslusif Pada Ibu Bekerja. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 5(4), 299–308.