Perbedaan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil antara Preeklampsia Ringan dan Preeklampsia Berat
Main Article Content
Abstract
Preeklampsia merupakan gangguan kesehatan yang terjadi khusus pada kehamilan yang dapat memengaruhi kesejahteraan ibu dan janin. Preeklampsia dapat berkembang menjadi kondisi yang mengancam jiwa dengan hemolisis umum, peningkatan enzim hati, jumlah trombosit yang rendah, dan peningkatan kadar hemoglobin (Hb) bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan preeklampsia ringan dan preeklampsia berat di RSUD Kabupaten Kediri. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu simple random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil dengan pre eklampsia di RSUD Kabupaten Kediri periode Januari-Agustus 2018 sebanyak 30 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan pada bulan September menggunakan data rekam medis. Analisa data menggunakan uji independent t-test didapatkan rata-rata kadar hemoglobin pada ibu dengan preeklampsia ringan adalah 12,600 g/dL, sedangkan preeklampsia berat mencapai 13,188 g/dL dengan p>0,05 (0,102). Tidak terdapat perbedaan bermakna kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan preeklampsia ringan dan preeklampsia berat. Penting bagi bidan dan tenaga kesehatan untuk selalu melakukan pemantauan secara rutin terhadap kadar hemoglobin ibu hamil.
Downloads
Article Details
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan bahwa penulis memegang hak cipta yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial CC BY-NC 4.0, yang memungkinkan orang lain untuk memodifikasi, mengubah, dan membangun karya penulis secara non-komersial, dan meskipun karya baru orang lain juga harus mengakui karya original penulis dan menjadi non-komersial, mereka tidak harus melisensikan karya turunan mereka dengan persyaratan yang sama. Penulis dapat mengarsipkan pra-cetak dan pasca-cetak atau versi penerbit / PDF.
References
Gathiram, P and J. Moodley. (2016). pre-eclampsia: its pathogenesis and pathophysiolgy. Cardiovascular Journal Of Africa.Vol. 27(2).71-78
Lambert, G., J.F. BrIchant, G. HartsteIn, V.Bonhomme and P. Y. Dewandre.(2014). Preeclampsia : an update. Acta Anaesth. Belg. 65(4) :137-149
Tabrizi, M.F and S. Barjasteh. (2015). Maternal Hemoglobin Levels during Pregnancy and their Association with Birth Weight of Neonates. Iranian Journal of Pediatric Hematology Oncology.Vol.5(4): 211-217
Tiaranissa, A., S.C. Windu dan E. Sriwahyuni. (2014). Profil Kadar Hemoglobin pada Wanita Pre-Eklampsia Berat Dibandingkan dengan Wanita Hamil Normal. Majalah Kesehatan FKUB. Vol.1 (3): 171-177
Unamba, B.C and N.O Rosemary. (2017). The Relationship between Haemoglobin
Concentration and Pregnancy Outcomes in Women with Pre-Eclampsia in a Tertiary Hospital in South Southern, Nigeria. Journal of Gynecology and Women’s Health. Vol.7 (2) :1-8.
Ustun, Y.E., K. Dogan, I. Türkçüoglu, Y. Üstün, M. M. Meydanli and A. Kafkasli. (2007). Evaluation of Hemoglobin and Platelet Levels in Mild, Moderate and Severe Preeclampsia. Perinatal Journal.Vol.15(3):93-98.
Vata, P.K., N.M.Chauhan., A. Nallathambi1 and F.Hussein. (2015). Assessment of prevalence of preeclampsia from Dilla region of Ethiopia. BioMed Central Research Note.Vol 8(816) : 1-6.
Wang, C., L. Lin, R. Su, W. Zhu, Y. Wei, J.Yan, H.Feng, B. Li, S. Li
and H. Yang. (2018). Hemoglobin levels during the first trimester of pregnancy are associated with the risk of gestational diabetes mellitus, pre-eclampsia and preterm birth in Chinese women: a retrospective study. BMC Pregnancy and Childbirth. Vol 18 (263) : 2-11
Young,B.C., R.J Levine.,and S.A. Karumanchi. (2010). Pathogenesis of Preeclampsia. Annu. Rev. Pathol. Mech. Dis. 5:173–92