Intervensi Effleurage Massage untuk Meringankan Nyeri Post Histerektomi atas Indikasi Mioma Uteri dan Kista Endometrium Bilateral: Case Report
Main Article Content
Abstract
Latar Belakang: Tindakan histerektomi dapat menimbulkan nyeri karena adanya perlukaan yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengurangi nyeri tersebut, salah satunya adalah effleurage massage. Tujuan: Mengetahui efektivitas effleurage massage dalam mengurangi nyeri post histerektomi atas indikasi kista endometrium bilateral dan mioma uteri. Metodologi: Metode yang digunakan adalah case report dengan pendekatan asuhan keperawatan berdasarkan penemuan kasus saat pelaksanaan profesi ners stase maternitas di Ruang Marjan Bawah RSUD Guntur Garut, tanggal 07–10 Desember 2023. Intervensi effleurage massage diberikan selama 5 menit dalam 3 hari dengan gerakan sirkuler menggunakan permukaan satu tangan di abdomen. Nyeri dievaluasi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dengan skala 0 (tidak nyeri) sampai 10 (nyeri berat). Deskripsi kasus: Perempuan 40 tahun didiagnosa kista endometrium bilateral dan mioma uteri sehingga dilakukan histerektomi. Setelah histerektomi, pasien mengeluh nyeri di area perut dan tidak menjalar ke area lain, terasa ‘nyut-nyutan’ serta terasa seperti disayat. Skala nyeri 8 dari 10 (nyeri berat) dan terasa terus-menerus. Hasil: Terdapat penurunan skala nyeri dari 8 (nyeri berat) menjadi skala 1 (nyeri ringan). Pembahasan: Penurunan intensitas nyeri setelah effleurage massage terjadi akibat stimulus nyeri yang diblokade oleh adanya stimulus sentuhan dalam perjalanannya menuju cortex cerebri sehingga terjadi perubahan persepsi nyeri. Kesimpulan: Effleurage massage mampu meringankan nyeri post histerektomi akibat perjalanan stimulus sentuhan yang lebih cepat ke otak dibandingkan stimulus nyeri sehingga terjadi perubahan persepsi nyeri menjadi perasaan nyaman. Pada penelitian selanjutnya, effleurage massage dapat dilakukan pada pasien dengan kondisi sama dan karakteristik berbeda untuk membandingkan keefektifannya dalam mengurangi nyeri post histerektomi.
Downloads
Article Details
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan bahwa penulis memegang hak cipta yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial CC BY-NC 4.0, yang memungkinkan orang lain untuk memodifikasi, mengubah, dan membangun karya penulis secara non-komersial, dan meskipun karya baru orang lain juga harus mengakui karya original penulis dan menjadi non-komersial, mereka tidak harus melisensikan karya turunan mereka dengan persyaratan yang sama. Penulis dapat mengarsipkan pra-cetak dan pasca-cetak atau versi penerbit / PDF.
References
Arifint, H., Wagey, F. W., & M Tendean, H. M. (2019). Karakteristik Penderita Mioma Uteri di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jurnal Medik Dan Rehabilitasi (JMR), 1(3), 1–6.
Bhelqis, Q., Hartati, H., Fatmawati, F., Basyir, F. S., & Inggarsih, R. (2023). Hubungan Antara Gejala Klinis Dan Lokasi Perlengketan Lesi Pada Penderita Endometriosis. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, 10(2), 149–154. https://doi.org/10.32539/jkk.v10i2.19953
Cahyasari. (2019). Analisis Faktor Pemicu Perkembangan Mioma Uteri pada Wanita Dewasa Akhir. Research Gate, 2(2), 1–6.
Dzakwan, S. A., Ngo, N. F., Nugroho, H., Magdaleni, A. R., & Sawitri, E. (2021). Hubungan Paritas, IMT, Usia Menarche, Hipertensi, dan Riwayat Keluarga Dengan Kejadian Mioma Uteri di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Jurnal Verdure, 3(1), 45–56.
Komariah, N., Wahyuni, S., Salsabilah, F., & Puspita, H. (2023). Upaya Pengurangan Nyeri Punggung pada Ibu Hamil dengan Massage Effleurage. Madaniya, 4(4), 2043–2047. https://madaniya.biz.id/journals/contents/article/view/635
Lubis PN. (2020). Diagnosis dan Tatalaksana Mioma Uteri. Cermin Dunia Kedokteran, 3(3), 196–200.
Lubis, Y. S., Tanjung, D., & Ardinata, D. (2024). Terapi Pijat Punggung Effleurage Terhadap Intensitas Nyeri Akut Pasca Bedah Fraktur Tulang Panjang. Journal of Telenurshing (JOTING), 6(1), 358–367.
Mise, I., Anggara, A., & Harun, H. (2020). Sebuah Laporan Kasus: Mioma Uteri Usia 40 Tahun. Jurnal Medical Profession (Medpro), 2(2), 135–138.
Mochartini, T., & Jauharah, A. N. (2023). EFEKTIVITAS TERAPI MUSIK MOZART, AROMATERAPI MAWAR, DAN EFFLEURAGE MASSAGE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN PASCA APENDEKTOMI DI RS MEKAR SARI. Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat, 1(2). https://ppnijabar.or.id/ojs/index.php/jkp/article/view/10
Nora, H., & Khalishah, G. (2017). Gambaran Jenis Penyakit Ginekologi. Jurnal Kedokteran Nanggroe Medika, 1(4), 22–31.
Oktafia, R., & Indriastuti, N. A. (2022). Gerakan Peduli Sehat Reproduksi Wanita (Gelis P-San) Sebagai Upaya Pemberdayaan Deteksi Dini Kesehatan Reproduksi Wanita di Wilayah Bantul Yogyakarta. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 5(5), 1443–1449. https://doi.org/10.33024/jkpm.v5i5.5840
Paseno, M., Situngkir, R., Pongantung, H., Wulandari, F., & Astria, D. (2019). Massage Counter Pressure Dan Massage Effleurage Efektif Mengurangi Nyeri Persalinan Kala 1. Juiperdo, 7(1), 20–31.
Program Studi Profesi Ners. (2023). Buku Panduan Karya Ilmiah Akhir Ners. In Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran. Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran.
Putri, D. E., Astuti, S. A. P., Sukmawati, S., & Handini, R. S. (2023). Pengaruh Massage Effleurage dan Aromatheraphy Peppermint terhadap Intensitas Nyeri Pasien Post Sectio Caesarea dengan Riwayat Eklampsia. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(1), 590. https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i1.3021
Putri, S. M., & Juliarti, W. (2022). Effluarge Massage Pada Ibu Bersalin Untuk Mengurangi Nyeri. Jurnal Kebidanan, 1(1), 48–54.
Sa’diyah, U. (2020). Efektifitas Effleurage Massage Dan Teknik Counterpressure Terhadap Tingkat Nyeri Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif. Prosiding Seminar Nasional, 148.
Umar, M., Marselina, Syahdat, D. S., & Aiman, U. (2023). Faktor Risiko Kejadian Mioma Uteri Pada Pasien Rawat Jalan di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Gizi Dan KeSehatan, 4(1), 79–89.
Weo, Y. N. F. (2024). Asuhan Keperawatan Medical Bedah dengan Penerapan Teknik Effleurage terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Pasien Post Appendiktomi di RSUD dr. T.C.Hillers Maumere. Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Dan Keperawatan, 2(1), 17–24.
WHO. (2023). Endometriosis. WHO Int. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/endometriosis
Wulandari, E. (2023). Efektifitas Massage Effluerage dan Counterpressure Dalam Persalinan. DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan, 1(2), 30–37. https://doi.org/10.56467/delima.v1i2.136