The The Relationship Level Of Anxiety Of Women In Delivery With The Type Of Delivery In The Delivery Ward At Sanjiwani General Hospital, Gianyar
Main Article Content
Abstract
Latar Belakang: Persalinan merupakan peristiwa yang seringkali menimbulkan kecemasan tinggi pada ibu. Kecemasan yang dialami oleh ibu dapat menghambat proses persalinan dengan adanya berbagai macam komplikasi yang menyertai. Hal tersebut dapat meningkatkan prevalensi persalinan dengan section caesarea. Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan ibu bersalin dengan jenis persalinan kala II. Penelitian ini merupakan penelitian longitudinal dengan pendekatan prospektif. Pengumpulan data dilaksanakan pada bulan Maret 2023 meliputi data primer dan data sekunder. Metodologi: Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 responden. Hasil: Sebanyak 36,4% ibu mengalami kecemasan dengan tingkat sedang serta 27,3% ibu memiliki riwayat persalinan dengan tindakan section caesarea. Berdasarkan hasil dari analisis fisher’s exact test diperoleh yakni sebanyak 56,3% ibu dengan jenis persalinan normal mengalami tingkat kecemasan ringan. Sedangkan untuk ibu bersalin dengan tindakan section caesarea diperoleh yakni 100% mengalami kecemasan tingkat sedang. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan jenis persalinan pada ibu yakni p value <0,05. Diharapkan adanya upaya yang signifikan dari pihak RSUD Sanjiwani untuk melakukan program terkait pelayanan asuhan sayang ibu sehingga mengurangi tingkat kecemasan pada ibu sehingga menekan angka persalinan dengan tindakan.
Downloads
Article Details
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan bahwa penulis memegang hak cipta yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial CC BY-NC 4.0, yang memungkinkan orang lain untuk memodifikasi, mengubah, dan membangun karya penulis secara non-komersial, dan meskipun karya baru orang lain juga harus mengakui karya original penulis dan menjadi non-komersial, mereka tidak harus melisensikan karya turunan mereka dengan persyaratan yang sama. Penulis dapat mengarsipkan pra-cetak dan pasca-cetak atau versi penerbit / PDF.
References
Bayrampour, H., Salmon, C., Vinturache, A., & Tough, S. (2015). Effect of depressive and anxiety symptoms during pregnancy on risk of obstetric interventions. Journal of Obstetrics and Gynaecology Research, 41(7), 1040–1048. https://doi.org/10.1111/jog.12683
Claresta, L. (2017). Skala HARS. 7–25.
Lang, A. J., Sorrell, J. T., Rodgers, C. S., & Lebeck, M. M. (2006). Anxiety sensitivity as a predictor of labor pain. European Journal of Pain, 10(3), 263. https://doi.org/10.1016/j.ejpain.2005.05.001
Muliani, R. H. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecemasan Pada Ibu Bersalin Dalam Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Bina Cipta Husada, 27, 56–66.
Mutiara, V. S., Wulandari, E., Rahmawati, I., & Yusanty, N. (2021). Hubungan pendamping suami dengan kala dua lama pada ibu bersalin. 5(April), 118–124.
Rahyani, Y. (2022). Buku Ajar Bidan_Praktik Komplementer dalam Kebidanan (N. Sezy (ed.); edisi 1). Penerbit ANDI.
Sinaga, R., Tobing, H. P., & Sianipar, K. (2020). Penerapan Aromatherapi Terhadap Penurunan Kecemasan Ibu Inpartu. Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 2(1), 132–140. https://doi.org/10.37385/ceej.v2i1.153
Siti Maesaroh, E. A. (2019). Pengaruh Endorphin Massage Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Bersalin Multipara Kala I. Wellnes and Healthy Magazine Journal, Vol.1, 231–237.
Tan, H. Sen, Agarthesh, T., Tan, C. W., Sultana, R., Chen, H. Y., Chua, T. E., & Sng, B. L. (2021). Perceived stress during labor and its association with depressive symptomatology, anxiety, and pain catastrophizing. Scientific Reports, 11(1), 1–7. https://doi.org/10.1038/s41598-021-96620-0
Wiyastuti N, S. (2009). Peraatan Ibu Bersalin (Asuhan Kebidanan Pada Ibu Bersalin). Fitramaya.
Yulizar, Y., & Zuhrotunida, Z. (2018). Hubungan Pendamping Persalinan Dengan Lama Kala Ii Pada Ibu Primigravida Di Klinik S Curug Tangerang 2017. Jurnal JKFT, 3(1), 86. https://doi.org/10.31000/jkft.v3i1.1021