Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Siswi SMA Kelas XI tentang Menstruasi dengan Perilaku Penanganan Dismenorrhea
Main Article Content
Abstract
Kesehatan reproduksi remaja menyangkut kualitas manusia Indonesia masa depan. Remaja adalah mereka yang berusia 10 – 19 tahun. Pada masa ini terjadi perubahan yang cepat dan nyata, dimana pada permulaan masa remaja putri ditandai dengan menstruasi. Salah satu gangguan pada saat menstruasi adalah dismenorrhea. Rata–rata remaja putri belum mengetahui perilaku penanganan dismenoorhea pada saat menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan siswi SMA kelas XI tentang menstruasi dengan perilaku penanganan dismenorrhea. Metode penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode deskriptif analitik, dan pendekatan cross sectional, menggunakan data primer dengan tehnik total sampling dan besar sampel 170 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuisioner untuk siswi SMA. Pengolahan data dilakukan secara univariat yang disajikan dalam bentuk diagram distribusi frekuensi, kemudian dilanjutkan dengan analisis bivariat yang disajikan dalam bentuk tabel uji silang dan menggunakan rumus Chi Square. Dari uji Chi Square didapatkan nilai X2 hitung 7,400 (lebih besar dari nilai X2 tabel yaitu 5,991), dan nilai p value = 0,025 dengan taraf signifikasi 5% (0,025<0,05). Dari hasil uji kontingensi di dapatkan nilai sebesar 0,204 dan hubungan antara tingkat pengetahuan siswi SMA kelas XI tentang menstruasi dengan perilaku penanganan dismenorrhea memiliki hubungan keeratan rendah. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan siswi SMA kelas XI tentang menstruasi dengan perilaku penanganan dismenorrhea dan memiliki keeratan hubungan rendah.
Downloads
Article Details
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan bahwa penulis memegang hak cipta yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial CC BY-NC 4.0, yang memungkinkan orang lain untuk memodifikasi, mengubah, dan membangun karya penulis secara non-komersial, dan meskipun karya baru orang lain juga harus mengakui karya original penulis dan menjadi non-komersial, mereka tidak harus melisensikan karya turunan mereka dengan persyaratan yang sama. Penulis dapat mengarsipkan pra-cetak dan pasca-cetak atau versi penerbit / PDF.
References
Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Okaparasta. (2008). Wanita dan Kesehatan Reproduksinya. Jakarta: Kata Hati.
Proverawati. 2009. Menarche. Jakarta: Nuha Medika.
Sarlito, W. (2005). Psikologi Remaja. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Soekanto. (2006). Metode Penelitian Kebidanan Teknik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika.
Sudijono, Anas. (2011). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.
Wiknjosastro. (2002). Ilmu Kandungan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka.
Yahya, N. (2011). Kesehatan Reproduksi Pranikah. Solo: Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.