Hubungan Kepercayaan Diri dengan Interaksi Sosial Anak Usia Prasekolah di TK Ratna Kumara Medahan
Main Article Content
Abstract
Latar Belakang: Anak usia prasekolah adalah anak yang berumur 3-6 tahun yang memiliki periode optimal untuk mulai menunjukkan minat dalam kesehatan serta menunjukkan interaksi terhadap lingkungan sosial. Interaksi sosial merupakan suatu proses hubungan dinamis yang terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok sehingga menimbulkan hubungan timbal balik untuk mencapai tujuan masing-masing. Salah satu hal yang dapat membantu anak dalam interaksi sosial adalah dengan memiliki rasa kepercayaan diri. Kepercayaan diri merupakan keyakinan atas kemampuan yang dimiliki oleh individu untuk mencapai berbagai tujuan dalam hidupnya. Dengan memiliki rasa kepercayaan diri anak dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan yang ada dalam diri anak, sehingga anak mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepercayaan diri dengan interaksi sosial anak usia prasekolah di TK Ratna Kumara Medahan. Metedologi: Penelitian ini menggunakan metode penelitian jenis kuantitatif desain korelasional dengan pendekatan penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa siswi TK Ratna Kumara Medahan yang berjumlah 62 responden yang dipilih dengan metode simple random sampling. Uji analisia data yang digunakan adalah uji statistik non parametrik korelasi Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan 45 anak (72,6%) memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan 44 anak (71,0%) memiliki kemampuan interaksi sosial yang baik. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil nilai p –value 0,000 < 0,05 yang berarti ada hubungan positif signifikan antara variabel kepercayaan diri dengan variabel interaksi sosial. Kesimpulan: Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang perkembangan anak khususnya mengenai kepercayaan diri dan interaksi sosial pada anak.
Downloads
Article Details
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan bahwa penulis memegang hak cipta yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial CC BY-NC 4.0, yang memungkinkan orang lain untuk memodifikasi, mengubah, dan membangun karya penulis secara non-komersial, dan meskipun karya baru orang lain juga harus mengakui karya original penulis dan menjadi non-komersial, mereka tidak harus melisensikan karya turunan mereka dengan persyaratan yang sama. Penulis dapat mengarsipkan pra-cetak dan pasca-cetak atau versi penerbit / PDF.
References
Andarbeni, S. L. (2013). Studi Tentang Kemampuan Interaksi Sosial Anak Kelompok A dalam Kegiatan Metode Proyek di TK Plus Al-falah Pungging Mojokerto. Jurnal BK Unesa, 4(1), 285–292.
Asih, S., & Astriyanti, S. (2019). Pola Asuh Orang Tua Meningkatkan Percaya Diri Pada Anak Prasekolah Di Tk Islam Terpadu Amanah Sumbersari Jember. Journal of Ners Community, 10(November), 243–250.
Devita, Y. (2019). Prevalensi Masalah Mental Emosional Remaja Di Kota Pekanbaru. Jurnal Keperawatan Priority, 2(1), 33–43.
Hidayatullah, M. A. (2017). Hubungan Kebiasaan Bermain Gadget dengan Interaksi Sosial Anak Usia Prasekolah di KB-TK Ar-Rahim Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang. Universitas Ngudi Waluyo, 1–12.
Hotimah, A. K., & Ukhwatun, N. (2015). Mengembangkan Kepercayaan Diri Anak Melalui Komunikasi Eksprensif pada Pembelajaran di Kelas Anak Usia Dini. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, November, 80–86.
Ilya, L. K., & Fitriana, L. B. (2020). Pola Asuh Ibu Berhubungan dengan Kepercayaan Diri Anak di TK Kanisius Banguntapan Bantul Yogyakarta. Jurnal ILKES, 11(1), 195–206.
KPPPA. (2019). Profil Anak Indonesia Tahun 2019. In Kementerian Pemerdayaan Perempuan dan Perlindngan Anak (KPPPA). https://www.kemenpppa.go.id/lib/uploads/list/15242-profil-anak-indonesia_-2019.pdf
Mansur, A. R. (2019). Tumbuh Kembang Anak Usia Prasekolah (S. Hidayat & I. Anwar (eds.); 1st ed., Issue December). Andalas Universty Press.
Nursalam. (2013). Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis. Yogyakarta : Salemba Medika
Rachmawati. (2015). Hubungan Antara Interaksi Sosial dengan Kepercayaan Diri Dalam Public Speaking. In Skripsi (pp. 1–12).
Rahmadi, F. A., Hardaningsih, G., & Pratiwi, R. (2016). Prevalensi dan jenis masalah emosional dan perilaku pada anak usia 9-11 tahun dengan perawakan pendek di Kabupaten Brebes. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 3(2), 116–119. https://doi.org/10.14710/jgi.3.2.116-119
Safitri, S. (2020). Hubungan Kepercayaan Diri dengan Interaksi Sosial pada Mahasiswa Semester III Prodi BImbingan dan Konseling Pendidikan Islam UIN Raden Intan Lampung Tahun Akademik 2019/2020. In Skripsi (pp. 1–65).
Siyani, N. A., Asri, I. G. A. A. S., & Putra, I. K. A. (2016). Penerapan Permainan Tradisional Meong-Meong Untuk Meningkatkan Percaya Diri Anak Kelompok B3 Kumara Adi I Denpasar. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Pendidikan Ganesha, 4(1), 1–10.
Siyoto, S., & Sodik, A. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Jakarata : Media Publising
Zahara, F. (2018). Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dengan Interaksi Sosial Pada Mahasiswa Universitas Potensi Utama Medan. Kognisi Jurnal, 2(2), 77–87.