Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Stres Mahasiswa Keperawatan pada Penyusunan Karya Ilmiah

Main Article Content

Hubertus Agung Pambudi
Deola Putra Wahyu Gunawan
Kandar

Abstract

Dukungan keluarga adalah sikap, tindakan, dan penerimaan keluarga. Dukungan keluarga yang adekuat terbukti dapat meningkatkan fungsi kognitif dan kesehatan emosi, karena dukungan keluarga merupakan unsur terpenting dalam membantu individu menyelesaikan masalah. Dukungan keluarga yang diberikan meliputi dukungan emosional, instrumental, informasional, dan penilaian. Stress merupakan reaksi terhadap faktor fisik, psikologis, atau sosial yang mempengaruhi kesehatan jasmani atau rohani. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan adanya hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stress dalam penyusunan karya ilmiah pada mahasiswa D-III keperawatan STIKes St. Elisabeth Semarang. Desain penelitian ini adalah kuantitatif cross sectional. Sampel penelitian 33 responden dengan teknik total sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner depression anxiety stress scale. Data dianalisis dengan uji chi – square. Hasil uji chisquare menunjukkan bahwa tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stress dalam penyusunan karya ilmiah pada mahasiswa D-III keperawatan STIKes St. Elisabeth Semarang. Mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dan melakukan koping yang positif dan konstruktif

Abstract viewed = 1528 times
PDF downloaded = 2511 times

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Pambudi, H. A., Gunawan, D. P. W., & Kandar, K. (2020). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Stres Mahasiswa Keperawatan pada Penyusunan Karya Ilmiah. Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing, 4(1), 24-28. https://doi.org/10.36474/caring.v4i1.174
Section
Articles

References

Abdulghani, H. M. (2008). Stress and Depression Among Medical Students: A Cross Sectional Study at a Medical College in Saudi Arabia. Pakistan Journal of Medical Sciences, 24(1), 12–17.

American College Health Association. (2013). Spring 2013 Reference Group Executive Summary. Acha. Harmilawati. (2013). Konsep Dan Proses Keperawatan Keluarga. Sulawesi Selatan: Pustaka As Salam.

Januarti, R. (2009). Hubungan Antara Persepsi Terhadap Dosen Pembimbing Dengan Tingkat Stress Dalam Menulis Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Maanesh, S. (2009). Siap Kuliah (1st ed.). Jakarta Selatan: Gagas Media. Muhith, A., & Siyoto, S. (2016). Pendidikan Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: CV Andi Offset.

Papilaya, J. O., & Huliselan, N. (2016). Identifikasi Gaya Belajar Mahasiswa. Jurnal Psikologi Undip, 15(1), 56. Priyoto. (2019). Konsep Manajemen Stress. Yogyakarta: Nuha Medika.

Rasmun, N. (2004). Stress Koping dan Adaptasi. Jakarta: Sagung Seto. Sari, S. (2016). Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Dukungan Keluarga Mahasiswa Dalam Penyusunan Skripsi Di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak. Nursing Student of Nursing Department. Universitas Tanjungpura.

Setiadi. (2008). Konsep Dan Proses Keperawatan Keluarga. Yogyakarta: Graha Ilmu. Subini, N. (2012). Psikologi Pembelajaran. Yogyakarta: Mentari Pustaka.

Sunaryo. (2004). Psikologi Untuk Keperawatan. Jakarta: EGC.