Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Stres Mahasiswa Keperawatan pada Penyusunan Karya Ilmiah
Main Article Content
Abstract
Dukungan keluarga adalah sikap, tindakan, dan penerimaan keluarga. Dukungan keluarga yang adekuat terbukti dapat meningkatkan fungsi kognitif dan kesehatan emosi, karena dukungan keluarga merupakan unsur terpenting dalam membantu individu menyelesaikan masalah. Dukungan keluarga yang diberikan meliputi dukungan emosional, instrumental, informasional, dan penilaian. Stress merupakan reaksi terhadap faktor fisik, psikologis, atau sosial yang mempengaruhi kesehatan jasmani atau rohani. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan adanya hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stress dalam penyusunan karya ilmiah pada mahasiswa D-III keperawatan STIKes St. Elisabeth Semarang. Desain penelitian ini adalah kuantitatif cross sectional. Sampel penelitian 33 responden dengan teknik total sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner depression anxiety stress scale. Data dianalisis dengan uji chi – square. Hasil uji chisquare menunjukkan bahwa tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stress dalam penyusunan karya ilmiah pada mahasiswa D-III keperawatan STIKes St. Elisabeth Semarang. Mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dan melakukan koping yang positif dan konstruktif
Downloads
Article Details
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan bahwa penulis memegang hak cipta yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial CC BY-NC 4.0, yang memungkinkan orang lain untuk memodifikasi, mengubah, dan membangun karya penulis secara non-komersial, dan meskipun karya baru orang lain juga harus mengakui karya original penulis dan menjadi non-komersial, mereka tidak harus melisensikan karya turunan mereka dengan persyaratan yang sama. Penulis dapat mengarsipkan pra-cetak dan pasca-cetak atau versi penerbit / PDF.
References
American College Health Association. (2013). Spring 2013 Reference Group Executive Summary. Acha. Harmilawati. (2013). Konsep Dan Proses Keperawatan Keluarga. Sulawesi Selatan: Pustaka As Salam.
Januarti, R. (2009). Hubungan Antara Persepsi Terhadap Dosen Pembimbing Dengan Tingkat Stress Dalam Menulis Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Maanesh, S. (2009). Siap Kuliah (1st ed.). Jakarta Selatan: Gagas Media. Muhith, A., & Siyoto, S. (2016). Pendidikan Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: CV Andi Offset.
Papilaya, J. O., & Huliselan, N. (2016). Identifikasi Gaya Belajar Mahasiswa. Jurnal Psikologi Undip, 15(1), 56. Priyoto. (2019). Konsep Manajemen Stress. Yogyakarta: Nuha Medika.
Rasmun, N. (2004). Stress Koping dan Adaptasi. Jakarta: Sagung Seto. Sari, S. (2016). Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Dukungan Keluarga Mahasiswa Dalam Penyusunan Skripsi Di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak. Nursing Student of Nursing Department. Universitas Tanjungpura.
Setiadi. (2008). Konsep Dan Proses Keperawatan Keluarga. Yogyakarta: Graha Ilmu. Subini, N. (2012). Psikologi Pembelajaran. Yogyakarta: Mentari Pustaka.
Sunaryo. (2004). Psikologi Untuk Keperawatan. Jakarta: EGC.