Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Tentang Tanda Bahaya Persalinan
Main Article Content
Abstract
Pengetahuan adalah merupakan hasil tahu dan ini terjadi setelah orang mengadakan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Penginderaan terhadap objek terjadi melalui panca indra manusia yakni penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba dengan sendiri. Sebagian besar pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil trimester III tentang tanda bahaya persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas II Negara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan secara cross sectional. Sampel dari penelitian ini sebanyak 47 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling dengan subjek ibu hamil trimester III. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa dari kelima variabel yaitu umur, paritas, pendidikan, pekerjaan, dan sosial ekonomi, variabel yang dominan mempengaruhi pengetahuan yaitu pedidikan. Hasil penelitian Sebagian besar responden dengan tingkat pengetahuan baik diantaranya dari kelompok umur >35 tahun sebanyak 5 responden (62,5%), paritas grandemultipara sebanyak 4 responden (12,5%), pendidikan SMA sebanyak 5 responden (62,5%), tingkat pekerjaan swasta sebanyak 4 responden (50,0%), dan tingkat sosial ekonomi tinggi sebanyak 5 responden (62,5%). Dan variabel pendidikan tujuh kali lebih besar mempengaruhi tingkat pengetahuan. Semoga hasil penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang tanda bahaya persalinan sehingga resiko yang terjadi dapat dicegah dan dapat menurunkan AKI dan AKB.
Downloads
Article Details
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan bahwa penulis memegang hak cipta yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial CC BY-NC 4.0, yang memungkinkan orang lain untuk memodifikasi, mengubah, dan membangun karya penulis secara non-komersial, dan meskipun karya baru orang lain juga harus mengakui karya original penulis dan menjadi non-komersial, mereka tidak harus melisensikan karya turunan mereka dengan persyaratan yang sama. Penulis dapat mengarsipkan pra-cetak dan pasca-cetak atau versi penerbit / PDF.
References
Dinkes Kabupaten Jembrana. (2017). Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana, Jembrana.
Dinkes Provinsi Bali. (2015). Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Bali.
Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
Prawirohardjo, S. (2013a). Ilmu Kebidanan. PT Bina Pustaka.
Prawirohardjo. S. (2013b). Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. PT Bina Pustaka.
Sukarni, D. M. (2013). Kehamilan, Persalinan, dan Nifas. Nuha Medika.
WHO. (2014). World Health Statistic. http://www.who.int