Pengaruh Pijat Punggung Dengan Minyak Essensial Lemon Terhadap Nyeri Punggung Bawah pada Lansia
Main Article Content
Abstract
Nyeri punggung bawah merupakan salah satu gangguan musculoskeletal akibat aktifitas yang kurang baik menyebabkan timbulnya rasa nyeri yang sering diderita oleh lansia. Salah satu manajemen nyeri non farmakologis dapat dilakukan dengan pijat punggung dengan minyak essensial lemon. Pijat punggung merupakan teknik memberikan tindakan pijat pada punggung dengan usapan secara perlahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat punggung dengan minyak essensial lemon terhadap nyeri punggung bawah pada lansia di Balai Sosial Lanjut Usia Mandalika Mataram. Jenis penelitian ini adalah pre eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Jumlah sampel sebanyak 17 orang yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Berdasarkan analisis paired t-test menunjukkan bahwa melakukan pijat punggung dapat menurunkan skala nyeri punggung bawah pada lansia dengan nilai ρ = 0,000 (<0,05). Dapat diambil kesimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian pijat punggung dengan minyak essensial lemon terhadap skala nyeri punggung bawah pada lansia di Balai Sosial Lanjut Usia Mandalika. Berdasarkan hasil penelitian tersebut pijat punggung dengan minyak essensial lemon sebagai salah satu alternative intervensi keperawatan untuk mengurangi rasa nyeri punggung bawah
Downloads
Article Details
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan bahwa penulis memegang hak cipta yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial CC BY-NC 4.0, yang memungkinkan orang lain untuk memodifikasi, mengubah, dan membangun karya penulis secara non-komersial, dan meskipun karya baru orang lain juga harus mengakui karya original penulis dan menjadi non-komersial, mereka tidak harus melisensikan karya turunan mereka dengan persyaratan yang sama. Penulis dapat mengarsipkan pra-cetak dan pasca-cetak atau versi penerbit / PDF.
References
Azizah, 2011.Keperawatan Lanjut Usia. Yogyakarta : Graha Ilmu
Adhiyati, Sri. 2011. Pengaruh Stimulus Kutaneus Slow Stroke Back Massage terhadap Intensitas Nyeri Pada PenderitaLow Back Pain (LBP) di Kelurahan Aek Gerger Sidodadi. Universitas Sumatera Utara. Desember 7, 2015
Aprilia, M. (2009).Tinjauan Faktor Risiko Ergonomi Terkait Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDS) pada Pekerja Konstruksi PT. Waskita Karya di Proyek Fasilitas Rekreasi dan Olahraga Boker Ciracas.Jurnal. Depok: Universitas Indonesia.
Emi, Ayu. (2011). Pengaruh Terapi Slow Stroke Back Massage Dengan Minyak Essensial Lavender Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Low Back Pain. Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Bali.
Bandiyah, S. (2009).Lanjut Usia dan keperawatan Gerontik. Yogyakarta : Salemba Medika
Darmojo R.B. 2006.Buku Ajar Geriatri.Edisi ke-3, Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta.
Depkes RI, 2006. Profil Kesehatan.
Depkes, RI. (2009). Sistem kesehatan nasional.diperoleh tanggal 22 Desember 2013
Dharma, Kusuma. 2011. Metodelogi Penelitian Keperawatan. Trans Info Media: Jakarta.
Effendi, Ferry.(2009). Keperawatan Kesehatan Komunitas Teori Dan Praktik Dalam Keperawatan. Salemba Medika : Jakarta.
Guyton & Hall. 2007. Fisiologi kedokteran. Jakarta: EGC
Harsono., 2009. Kapita selekta neurologi.Cetakan ke tujuh. Yogyakarta: Dadjah Mada University Press.
Henny, Achjar.2013. Terapi Massase Punggung Terhadap Intensitas Nyeri Low Back Pain Lansia. Poltekes Denpasar. Desember 14, 2015
Kementrian kesehatan Indonesia.2014. Diakes 13 Januari 2017
Lailani, M. T. (2013). Hubungan antara peningkatan indeks massa tubuh dengan kejadian nyeri punggung bawah pada pasien rawat jalan di poliklinik saraf RSUD Dokter Soedarso Pontianak. Naskah Dipublikasikan.
Margono.(2016). Pengaruh Terapi SSBM Terhadap Intensitas Nyeri Low Back Pain Di Posyandu Margomulyo Desa Ngrancah Kecamatan Grabag.Jurnal Keperawatan Muhammadiyah.
Notoatmodjo, S. (2012).Metodelogi Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT. Rineka Cipta
Nugroho, Wahyudi.2008.Keperawatan Gerontik & Geriatri Ed.3.Jakarta :EGC
Nursalam. 2008. Konsep dan Penerapan Metodologi Ilmu Keperawatan :Pedoman Skripsi, Tesis dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Nurlis et al(2012). Pengaruh terapi dingin ice massage terhadap Perubahan intensitas nyeri pada penderita low back pain. Jurnal Ners Indonesia, Vol. 2
Niken. 2015. Pengaruh Stimulasi Kutaneus: Slow Stroke Back MassageTerhadap Intensitas Nyeri Punggung Bawah Pada Lanjut Usia. Stikes Wira Medika PPNI Bali
Potter, P. A., & Perry, A. G. (2006).Buku Ajar Fundamental Keperawatan. Edisi Keempat. Jakarta: EGC
Primadiati, R. (2002). Aromaterapi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Purnamasari, H., et al. 2010. “Overweightsebagai Faktor Risiko Low Back Painpada Pasien Poli Saraf RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo Purwokerto”.Mandala of Health, Vol. 4, pp. 26-32.
Reeves, C.J., et al., 1999.Medical Surgical Nursing. USA: McGraw-Hill Companies Inc.
Sastroasmoro. 2011. Dasar-Dasar Metodelogi Penelitian Klinis Edisi 4, CV. Sagung Septo: Jakarta.
Setiadi.(2007). Konsep dan Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Smeltzer, S. C., Bare, B. G., Hinkle, J. L., Cheever, K. H. (2010), Textbook of Medical-Surgical Nursing, Edisi 12 Volume 2, Lippincot Williams & Wilkins, China.
Stanley, M., & Beare, P., G., (2006).Buku Ajar Keperawatan Kesehatan gerontik. Jakarta: EGC.
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Suyono, S., Waspadji, S., Lesmana, L. et al. (2001).Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Ed 3. Jilid I,II..Jakarta: Penerbit FKUI
Tara. (2005). Buku pintar aroma terapi, panduan lengkap aroma terapi untuk kesehatan dan kecantikan. Jakarta: Inovasi
Wong (2010).Easing anxiety with aromatherapy.About.com alternative medicine (jurnal online). Diperoleh tanggal 5 september 2013
World Health Organization.(2010). WHO Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF).
Yuliana. 2011. Low Back Pain. Cermin Dunia Kedokteran, 38(4), 270-273.