Pengaruh Penggunaan Rompi Motif Kartun Terhadap Perilaku Kecemasan Anak Usia Pra Sekolah Selama Prosedur Injeksi Perset
Main Article Content
Abstract
Anak-anak selama proses rawat inap umumnya memerlukan tindakan invasif berupa suntikan atau infus. Prosedur yang menimbulkan nyeri cenderung menunjukkan reaksi perilaku yang negatif, termasuk anak yang tidak kooperatif sehingga menyulitkan pelaksanaan prosedur medis termasuk pemberian obat suntik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik distraksi rompi motif kartun terhadap perilaku kecemasan pada anak prasekolah pada saat prosedur injeksi intravena (IV). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pra eksperimental dengan one group pre-test post-test design, sampel penelitian menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 30 orang. Pengumpulan data perilaku kecemasan bersifat kooperatif dan tidak kooperatif dengan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku cemas anak sebelum diberikan teknik distraksi sebagian besar tidak kooperatif yaitu 19 orang (63,3%) dan setelah diberikan teknik distraksi sebagian besar kooperatif yaitu 18 orang (60%). Analisis data dilakukan dengan wilcoxon sign rank test diperoleh nilai p = 0,001 <0,05 yang berarti terdapat pengaruh penggunaan rompi motif kartu terhadap perilaku kecemasan anak prasekolah selama prosedur injeksi IV perset. Penggunaan rompi motif kartun dapat digunakan sebagai salah satu upaya untuk mengurangi perilaku kecemasan anak saat menjalani prosedur penyuntikan.
Downloads
Article Details
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan bahwa penulis memegang hak cipta yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial CC BY-NC 4.0, yang memungkinkan orang lain untuk memodifikasi, mengubah, dan membangun karya penulis secara non-komersial, dan meskipun karya baru orang lain juga harus mengakui karya original penulis dan menjadi non-komersial, mereka tidak harus melisensikan karya turunan mereka dengan persyaratan yang sama. Penulis dapat mengarsipkan pra-cetak dan pasca-cetak atau versi penerbit / PDF.
References
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2014). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Surabaya.
Elvira, S. D. (2014). Buku Ajar Psikiatri. (S. D. Elvira & G. Hadisukanto, Eds.). Depok: BP FKUI.
Ilmiasih, R. (2010). Pengaruh Seragam Perawat: Romppi Bergambar Terhadap Kecemasan Anak Pra Sekolah Akibat Hospitalisasi. Universitas Indonesia.
Januarsih, T. (2014). Pengaruh Terapi Bermain (Origami) dalam Mengurangi Tingkat Kecemasan Akibat Hospitalisasi pada Anak Usia Prasekolah di RSUD Karanganyar. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) ‘Aisyiyah.
Legault, M. R. (2006). Think. Jakarta: Transmedia.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Tentang Kesehatan, Pub. L. No. 36/2009 (2009). Indonesia.
Nursalam. (2014). Manajemen Keperawatan Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional (4th ed.). Jakarta: Salemba Medika.
Pillitteri, A. (2010). MAternal and Child Health Nursing: Care of the Childbearing and Childbearing Faimily (6th ed.). Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.
Potter, P. A., Perry, A. G., Stockert, P. A., & Hall, A. M. (2012). Fundamentals of Nursing (8th ed.). St. Louis Missouri: Mosby, Inc.
Purwandari, H. (2009). Pengaruh Terapi Seni Dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan Anak Usia Sekolah yang Menjalani Hospitalisasi di Wilayah Kabupaten Banyumas. Universitas Indonesia.
Ramdaniati, S. (2011). Analisis Determinan Kejadian Takut Pada Anak Pra Sekolah dan Sekolah Yang Mengalami Hospitalisasi di Ruangan Rawat Anak RSU BLUD DR. Slamet Garut. Universitas Indonesia.
Saputro, H., & Fazrin, I. (2017). Anak Sakit Wajib Bermain di Rumah Sakit: Penerapan Terapi Bermain Anak Sakit; Proses, Manfaat dan Pelaksanaannya. (E. A. Yalestyarini, Ed.). Ponorogo: Forum Ilmiah Kesehatan (FORIKES).
Smeltzer, S. C., & Brenda, G. B. (2013). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah: Brunner dan Suddart (8 Volume 2). Jakarta: EGC.
Subandi, A. (2012). Pengaruh pemasangan spalk bermotif terhadap tingkat kooperatif anak usia pra sekolah selama prosedur injeksi intra vena di rumah sakit wilayah Cilacap. Universitas Indonesia. Universitas Indonesia.
Sumaryoko. (2008). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Perawat Tentang Terapi Bermain di Rumah Sakit Sewilayah Boyolali. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Supartini, Y. (2014). Buku Ajar Konsep Dasar Keperawatan Anak. Jakarta: EGC.
Sureskiarti, E., & Brutu, M. M. N. K. (2017). Perbedaan Kecemasan Anak Usia Prasekolah Pada Tindakan Injeksi Dengan Diterapkan Dan Tanpa Diterapkan Pemakaian Rompi Bergambar Di Ruang Melati Rsud Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Jurnal Ilmiah Manuntung, 3(1), 106.
Velotis, C. M. (2005). Anxiety disorder and research. New York: Nova Science Publisher.
Widyastuti, S., Marylin, T., Anggriani, W., Rama, W., & Wike, M. (2010). Kepera