Hubungan Status Pekerjaan Ibu Dengan Status Gizi Balita
Main Article Content
Abstract
Status gizi balita sangat berhubungan dengan faktor ekonomi. Sementara itu kondisi ekonomi keluarga tergantung dari pekerjaan kedua orang tuanya. Ibu yang bekerja memiliki waktu yang lebih sedikit untuk mengurus anaknya sehingga akan berpengaruh pada kualitas perawatan balita sehingga mempengaruhi status gizi balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Status Pekerjaan Ibu dengan Status Gizi Pada Anak Balita di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kuta Utara Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel 61 orang ibu bekerja yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi. Uji statistik yang digunakan yaitu Spearman Rank (p value <p, p =0,05). Hasil uji univariat menunjukkan bahwa frekuensi ibu bekerja sebanyak 35 responden (55,7%), frekuensi status gizi balita terbanyak adalah kategori normal sebanyak 44 responen (72,1%). Hasil uji bivariat diperoleh p value = 0,001 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara status pekerjaan ibu dengan status gizi balita di Wilayah Kerja Upt Puskesmas Kuta Utara. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diharapkan perawat dapat mengedukasi para ibu untuk dapat membagi atau mengatur waktunya dalam pekerjaan sehingga dapat memperhatikan status gizi anak balitanya.
Downloads
Article Details
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan bahwa penulis memegang hak cipta yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial CC BY-NC 4.0, yang memungkinkan orang lain untuk memodifikasi, mengubah, dan membangun karya penulis secara non-komersial, dan meskipun karya baru orang lain juga harus mengakui karya original penulis dan menjadi non-komersial, mereka tidak harus melisensikan karya turunan mereka dengan persyaratan yang sama. Penulis dapat mengarsipkan pra-cetak dan pasca-cetak atau versi penerbit / PDF.
References
Agus, U. (2012). Hubungan antara karakteristik ibu dengan status Gizi. Jurnal kesmasindo,
Andriana, D. (2013). Tumbuh Kembang Dan Terapi Bermainpada Anak. Jakarta: Salemba Medika
Dinas Kesehatan Kota Denpasa. (2016). Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kota Denpasar tahun 2016-2021, Denpasar, Dikes Kota Denpasar
Hurlock, E. B. (1999). Perkembangan Perkembangan: Suatu Pendekatan sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga
Hurlock, E. B. (2007). Perkembangan Perkembangan: Suatu Pendekatan sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga
IFPRI. Global Nutrition Report (GNR). (2014). Actions and Accountability to Accelerate the World’s Progress on Nutrition. Washington DC: International Food Policy Research Institute.
Kusumanti & Zulaicha. (2014). Hubungan Status Pekerjaan Dengan Motorik Kasar Pada Balita Di Desa Kaligono. Jurnal.
Maryam & Apisah. (2008). Hubungan Antara Status Pekerjaan Ibu Dan Tingkat Kemandirian Anak Usia Prasekolah Di Desa Prapag Tor Kecamatan Tosari Kabupaten Brebes. Jurnal. Jurnal Keperawatan
Nafi’ah, S. (2015). Gambaran Karakteristik Ibu Balita Yang Memiliki Gizi Kurang Di Desa Sambungwangan Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora. Stikes Ngudi Waluyo.
Putri, D. S. K & Wahyono, T. Y. M (2013). Faktor Langsung Dan Tidak Langsung Yang berhubungan dengan Kejadian Wasting Pada Anak Umur 6-59 Bulan. Media Litbangkes
Sulistyorini & Rahayu. (2009). Hubungan Pekerjaan Ibu Balita Terhadap Status Gizi Balita Di Posyandu Prima Sejahtera Desa Pandean Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali Tahun 2009. Jurnal.
Ulfa, M & Fransiska, S. A. (2014). Analisis Fator Penyebab Langsung dan Tidak Langsung Status Gizi Anak Balita Di Desa Tanahbaya Kecamatn Randudongkal Kabupaten Pemalang. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada
Wirjatmadi, R. B., Welasasih, B. D. (2012). “Beberapa faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita Stunting”. The Indonesian Journal of Public Health.